apaajalah

Sekedar weblog wordpress.com lainnya

Hati-hati dengan bayi anda di merak/bakauheni

Ditulis oleh jtabah di/pada Desember 26, 2006

Satu cerita lagi berlatar belakang perjalanan jawa-sumatera. Jikalau kawan pernah ke pelabuhan merak/bakauheni tentu tau ama anak-anak pencari koin. Anak-anak ini akan mencari koin yang kita buang ke laut. Sambil menunggu fery angkat jangkar, dari atas fery kita bisa melempar koin ke laut. Anak-anak yang memang sudah standby menunggu koin dilempar, akan berebut menyelam, saling mendahului mendapatkan koin yang kita lempar.

Tapi sekedar mengingatkan, bila kita bersama balita, hendaknya jangan terlalu dekat berdiri di pinggir kapal, bisa-bisa ia akan ikut melompat ke laut, mengikuti anak-anak pencari koin. Seperti kejadian yang pernah saya alami.

Saat itu, ada seorang ibu menggendong anaknya yang masih balita. Ibu itu ikut melemparkan koin. Mungkin tertarik banyak anak-anak yang melompat dan berenang seperti bermain dalam air, balita itu serta merta melompat dari gendongan ibunya ke laut. Kagetlah kami semua. Panik! Ibu itu teriak minta tolong. Kami juga semua berteriak. Berharap ada petugas yang menolong balita ibu tadi.

Mendengar teriakan kami, banyak penumpang yang datang mendekat. Tiba-tiba ada penumpang yang melompat ke air. Lama tidak muncul. Dan ketika muncul dia berenang dan menghampiri si balita yang sudah megap-megap. Banyak dari penumpang yang mengucap syukur dan menarik nafas lega. Ibu bayi masih menangis, tapi sudah menangis bahagia.

Singkat kata orang tadi sudah sampai kembali ke atas kapal bersama balita tadi. Masih dengan napas terengah-engah dia menyerahkan balita tadi. Kami banyak yang menepuk bahunya. Sambil mengucapkan terimakasih, ibu itu bertanya bagaimana cara ia membalas hutang nyawa itu kepada sang penolong. Kami semua diam. Ketika napasnya sudah teratur, orang itu bilang: “Saya nggak minta apa-apa. Saya cuma mau tahu, siapa sih tadi yang ndorong saya jatuh ke laut???”

11 Tanggapan ke “Hati-hati dengan bayi anda di merak/bakauheni”

  1. dewi berkata

    hahaha.. sengaja tak sengaja, dia telah jadi pahlawan penyelamat..

  2. bu guru berkata

    serius??

  3. kenny berkata

    hayahhh bener gak sih..pertama baca sampe deg2 an,kog buntute bikin ngakak.
    Itu yg dinamakan pahlawan tanpa tanda jasa berkat kecelakaan ;)

  4. dirac berkata

    hehe.. terpaksa jadi pahlawan deh.. :D

  5. bangsari berkata

    nek iki jelas hasil dari menjadi kutu-buku… :D

  6. Thamrin berkata

    Ini mungkin pengalaman pribadi? :)

  7. koeaing! berkata

    djahadie inget itoe cassete Dono kasino indro episode inih poen, aken tapih tempoh itoe kassie ambil setting sebagih nae hadji…..aken tapi samoewa indoek itoe leloetjon berasal van Mati Ketawa tjara rusland….

  8. jtabah berkata

    @ Dewi: ini cuma selingan lho jeng :)
    @ Bu Guru: ha jelas ndak tho, cuma guyon.. :)
    @ Kenny: bener nggak nya aku ndak tahu :P
    @ Dirac: wakakak. ho’oh
    @ Bangsari: sing kutu buku njenengan iki… :)
    @ Thamrin: ini tidak mungkin :)
    @ Koeaing: wah boeng. kowe orang banjak makan garam. tidak percumah dikasih oemoer pandjang.. :)

  9. kawoela alit berkata

    hehe… crito pilu tapi asu jaman ku cilik metu neng kene…

  10. Luthfi berkata

    hmmm, trims atas infonya …
    mungkin berguna suatu saat kalo ibuku dapet mantu orang lampung
    *haiyahhhh*

  11. koeaing! berkata

    matjem mana bole, ik poenja mertokoer Lampoeng djoewa itoe poen….

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>